Category: Sticky Post


Bitcoin dan Uang Batu Itu

Bersifat publik dan transparan adalah dua dari sejumlah karakter yang diusung teknologi blockchain. Gagasan dasarnya tidaklah dimulai dari Satoshi Nakamoto dan yang menciptakan Bitcoin. Nakamoto hanya menyatukan banyak gagasan yang telah ada sebelumnya dan bukan secara kebetulan menyesuaikan diri dengan bertumbuhnya generasi Millenial yang lebih sadar Internet dan gemar berinvestasi, serta tentu saja beragam inovasi di bidang kriptografi dan komputer. Berkat Bitcoin-lah kita disadarkan, bahwa uang dikembalikan pada karakter fitrahnya, yakni abstrak. Read more…

Tatkala Blockchain Dibenamkan ke Bidang Pendidikan

Ada beberapa hal menarik dari hasil penelitian tentang blockchain oleh Pusat Penelitian Bersama, Komisi Uni Eropa pada 2017 silam. Menyadari potensi cerah dari teknologi itu, mereka berkesimpulan bahwa sangat penting selekasnya menerapkan blockchain di bidang pendidikan. Hasil riset itu didasarkan dari sejumlah eksperimen dalam skala kecil di Universitas Terbuka Inggris, Universitas Nicosia, MIT dan beberapa lembaga pendidikan di Malta. Sekaligus itu dijadikan sebagai tahap rintisan untuk memulai pengembangan lebih lanjut lagi. Read more…

Blockchain dan Sistem Rantai Pasok Tekstil

Sejumlah produsen pakaian saat ini mengklaim produknya berbahan baku organik dan bersistem dagang-adil (fair-trade). Bagaimana Anda bisa meyakini bahwa kaos yang Anda kenakan saat ini adalah seratus persen berbahan baku katun. Jiakalau berdasarkan klaim sepihak oleh produsen di labelnya, Anda tidak keliru jika Anda percaya. Anda juga benar jika telah mendapatkan bukti bahwa para pekerja yang menjahit kaos Anda itu benar-benar digaji secara layak. Read more…

Apa itu Hashing?

Anda mungkin kerap mendengar istilah hash atau hashing ketika membaca artikel terkait teknologi blockchain. Dalam terminologi sederhana, hashing adalah proses menghasilkan data keluaran (output data) yang panjangnya tetap dan sama, dari data masukan (input data) yang panjangnya berbeda-beda. Dalam konteks Bitcoin, hashing data masukan menggunakan algoritma hashing Secure Hash Algorithm (SHA)-256, yang merupakan varian dari standar umum SHA-2. Gunanya adalah untuk pengamanan data dengan metode penyandian (enkripsi). Read more…

Inilah 5 Dompet Kripto yang Cocok untuk Anda

Bagi Anda tipikal holder bukan trader, ada beragam pilihan dompet kripto di Android. Walaupun satu sama lain memiliki kelebihan dan kekurangan, Anda berhak memilih mana Anda rasa nyaman. Berikut daftar 5 dompet kripto terpopular untuk Android berdasarkan jumlah instalasi, kripto yang didukung, dan fitur keamanan, termasuk beberapa fungsi lain di dalamnya. Read more…

Perlu Modal Berapa untuk Meretas Bitcoin?

Kita mulai dengan mengenal istilah 51% attack atau kerennya kita sebut sebagai Serangan Umum Lima Puluh Satu Persen yang merujuk pada serangan terhadap jaringan blockchain-biasanya blockchain pada Bitcoin. Serangan itu dilakukan oleh sekelompok penambang (miner) yang mengendalikan lebih dari lima puluh persen hashrate jaringan penambangan atau kekuatan komputasi (computing power). Read more…

Mungkin Bisa Ditiru Blockchain: Metode Ulur-Tarik Kebijakan Moneter

Karena berasaskan prinsip pasar bebas, yakni permintaan dan penawaran, volatilitas kripto sangatlah tinggi. Ditambah dengan kenyataan adopsi kripto tak seluas dan sestabil uang fiat, tak heran, uang kripto belum dianggap sebagai “payment method” yang sebenarnya setidaknya dari kacamata pendukung uang fiat yang mengharapkan harganya stabil. Read more…

Apa Itu Smart Contract?

Smart Contract (juga disebut aplikasi terdistribusi) sangat populer saat ini. Apa itu smart contract dan masalah apa yang mampu ditanganinya? Istilah smart contract pertama kali digunakan oleh Nick Szabo pada tahun 1996, jauh sebelum Bitcoin dibuat oleh Satoshi Nakamoto (nama samaran) pada tahun 2008. Szabo adalah ilmuwan komputer, sarjana hukum, dan cryptographer ternama di komunitasnya. Read more…