Asli! Ini Penampakan Bitcoin di Aplikasi PayPal

Janji PayPal menghadirkan layanan jual-beli aset kripto, termasuk Bitcoin bukanlah angan-angan. Penampakannya sudah dilihat oleh publik, melalui pembelian Bitcoin senilai US$100 oleh CEO Circle.com, Jeremy Allaire pada 28 Oktober 2020 lalu.

“Saya membeli BTC senilai US$100! Tonggak sejarah yang bagus bagi pasar!” kata Allaire di Twitter.

Dalam cuplikan bukti transaksinya, dengan US$100 dolar itu, Allaire mendapatkan Bitcoin sebanyak 0,00753855 BTC dengan harga satuan US$13.265,16 per BTC.

PayPal mengumumkan penambahan layanan itu pada 21 Oktober 2020 lalu dan berancang-ancang dalam pekan itu juga bisa digunakan oleh beberapa pihak untuk melakukan jual-beli aset kripto, di antaranya Bitcoin, Bitcoin Cash, Ether dan Litecoin. Namun, terbatas untuk wilayah di AS saja.

Gambar

Khusus negara lain, menurut PayPal akan dimulai pada awal tahun 2021 dan berikutnya merambah 26 juta merchant yang menggunakan PayPal dan lebih dari 300 juta pengguna PayPal di belasan negara.

Keputusan PayPal masuk ke ranah aset kripto secara langsung, bukan sekadar sebagai perantara sebagai medium pembayaran, tentu saja karena pasar yang memang sedang melonjak menggunakan aset kripto, baik sebagai investasi, maupun sebagai alat pembayaran.

Mari kita lihat hasil survei oleh HSB yang diumumkan pada 15 Januari 2020 lalu. Menurut HSB, setidaknya sepertiga dari usaha kecil dan menengah di AS menerima aset kripto/mata uang kripto sebagai pembayaran untuk barang dan jasa.

HSB juga menemukan fakta, bahwa 36 persen dari bisnis kecil dan menengah menerima aset kripto, sementara 59 persen dari perusahaan tersebut membeli aset kripto untuk mereka gunakan sendiri juga.

Dari total koresponden, 47 persen perusahaan yang menerima aset kripto telah berbisnis selama lima tahun atau kurang. Sedangkan sisanya, yakni 21 persen menjalankan bisnis lebih dari 20 tahun.

HSB menyimpulkan, bahwa perusahaan yang relatif baru beroperasi cenderung memilih pembayaran berwujud digital, termasuk aset kripto.

Tentu saja, sebagian dari perusahaan itu adalah pengguna PayPal dan sebagian lagi mungkin tidak, tetapi menggunakan layanan lain untuk mengakses aset kripto.

Dari sana kita bisa menafsirkan betapa besarnya pangsa pasar keuangan digital untuk bisnis, sesuatu yang dihuni PayPal sejak ia berdiri lebih dari 2 dekade silam.

Nah, jikalau pasar sendiri sudah melek soal aset kripto, PayPal tentu salah besar untuk tidak mengadopsinya. Sesederhana itu sebenarnya.

Tentu keputusan PayPal melayani langsung transaksi aset kripto praktis memunculkan pertempuran khas dengan ribuan startup yang terlebih dahulu memeluk bisnis aset kripto itu.

Raksasa PayPal mungkin terlampau besar untuk mampu mendominasi ataupun memonopoli bisnis ini, tapi itu tetap dikembalikan pada daya asing SDM dan jejaring bisnis itu sendiri. Selamat datang, PayPal.

 

Comments are closed for this post.