Menyimak Rangkulan Blockchain Tiongkok Terhadap Algorand (ALGO)

Proyek blockchain yang didukung oleh Pemerintah Tiongkok, BSN memutuskan merangkul sejumlah teknologi blockchain publik. Salah satunya adalah Algorand. Aset kripto-nya, ALGO telah diperdagangkan di Triv.co.id dan Tpro.co.id. Perkembangan ini patut disimak, karena BSN adalah proyek ambisius demi ekonomi Negeri Panda itu.

BSN alias Blockchain Service Network adalah jaringan blockchain yang didirikan pada tahun 2018 oleh sejumlah perusahaan swasta di Tiongkok.

Proyek yang didukung oleh Pemerintah Pusat Tiongkok itu sebagai cerminan betapa seriusnya Tiongkok memanfaatkan teknologi blockchain demi kemajuan ekonomi mereka.

Tiongkok memang paham benar soal potensi teknologi blockchain ini, karena berdampak pada efisiensi waktu dan biaya, baik dalam transfer uang ataupun urusan lain, seperti kebutuhan supply chain barang dan jasa.

Tiongkok juga terkenal sebagai negara pertama yang memproklamirkan bahwa teknologi blockchain menjadi tulang punggung keunggulan ekonomi mereka. Ini disampaikan langsung oleh Presiden Xi Jinping akhir tahun 2019 lalu.

Selain BSN, proyek ambisius yang digenjot oleh Bank Sentral Tiongkok adalah penerbitan yuan digital, yang sebagian memanfaatkan teknologi blokchain.

Sejak 2014 ia diteliti, dikembangkan dan Mei 2020 dilanjutkan dengan uji coba di sejumlah bank milik pemerintah, AliPay, WeChat Pay dan beberapa merchant swasta.

Yuan digital itulah yang diprediksi kelak bisa dipadukan sebagai pilihan alternatif di BSN.

Nah, sejak jaringan BSN diluncurkan resmi beberapa bulan lalu, mereka memadukan sejumlah public blockchain seperti Ethereum, EOS dan lain sebagainya.

Sejumlah perusahaan pendiri BSN.

Kabar terbaru, blockchain Algorand buatan Profesor Silvio Micali pun turut digandeng demi mempermudah pembuatan dan pendistribusian aplikasi desentralistik alias dApp di BSN.

Selain Algorand, adalah blockchain ShareRing dan Solana yang digandeng BSN.

Sebelumnya, awal bulan lalu BSN melabuhkan blockchain lain, yakni Ethereum, EOSIO, Tezos, Neo, Nervos dan IrisNet.

Tampilan platform BSN.

Bahkan Google dan Amazon menjadi bagian terpadu dari BSN untuk aspek cloud computing untuk meyimpan data-data blockchain, termasuk smart contract dan lain sebagainya.  

Pembuatan Proyek Baru di BSN.
Pembuatan Proyek Baru di BSN.

Demi Yuan Digital
BSN adalah infrastruktur global untuk membantu proyek-proyek blockchain membuat dan menjalankan aplikasi blockchain baru dengan biaya lebih rendah. Ini juga bertujuan untuk mempercepat pengembangan kota pintar dan ekonomi digital di Tiongkok.

China Mobile, China UnionPay dan Huobi China bekerjasama dalam pembuatan BSN itu sejak tahun 2019, di mana penelitian dan pengembangannya dikebut sejak tahun 2018.

Baik developer aplikasi dari perusahaan dan individu telah menunjukkan minat menggunakan BSN itu. Menurut media lokal itu, lebih dari 2.000 developer menjajalnya dalam enam bulan sejak versi beta diluncurkan pada 15 Oktober 2019.

Para pengembang di BSN membuat aplikasi untuk sektor amal sosial, penelusuran barang, dan faktur elektronik.

Dalam peluncuran itu, Shan Zhiguang, Ketua Aliansi Pengembangan BSN menyatakan bahwa jaringan saat ini sudah memiliki 128 simpul publik (public node). 76 dari simpul-simpul itu berada di Tiongkok, 44 dalam proses pembuatan, dan 8 sisanya adalah simpul kota di luar negeri, yang mencakup enam benua.

Pada akhir 2020, Zhiguang mengungkapkan, mereka berencana untuk memiliki setidaknya 200 simpul dalam jaringan.

Dengan peluncuran resmi BSN, jaringan itu tidak akan lagi memiliki batasan pada pengembangan atau penyebaran aplikasi dan akuntansi yang berlaku selama periode beta. Pengembang di jaringan juga akan memiliki kebebasan untuk meningkatkan aplikasi mereka kapan saja.

Ini adalah pencapaian lain bagi Tiongkok membawa adopsi blockchain yang lebih luas dan meningkatkan blockchain untuk memajukan pengembangan teknologinya.

Selain itu, Tiongkok telah secara aktif mengembangkan pada mata uang bank sentral digitalnya. Menurut laporan 23 April oleh Cointelegraph, Starbucks dan Mcdonald’s sudah menguji mata uang digital itu.

Dalam jangka panjang, menurut He, BSN digunakan menjalankan dan mendistribusikan semua jenis aplikasi desentralistik (DApp) yang lebih hemat biaya.

“Memadukan public blockchain ternama berarti kami memasang node (simpul) untuk blockchain itu, termasuk testnet node pada Public City Nodes (PCN) di BSN. Inilah yang memungkinkan para pengembang dapat mengakses semua node dari semua public blockchain melalui satu gateway. Ini akan menghemat biaya hampir nol untuk terhubung ke semua blockchain itu,” sebut He.

BSN juga disebutkan BSN sedang menjajaki kolaborasi dengan blockchain COSMOS dan Polkadot untuk membangun Interchain Communications Hub (ICH).

Sebelumnya BSN menambahkan oracle data Chainlink pada Juni lalu dan berencana untuk memadukan dengan 40 jaringan public blockchain lainnya pada tahun depan.

Dinamika Masa Depan
Tidak dapat disangkal, bahwa mata dunia saat ini tertuju kepada langkah besar dan cepat Tiongkok soal blockchain ini. Penyebabnya tentu saja budaya inovasi negara itu terkait teknologi masa depan. Kita menantikan cahaya blockchain lainnya dari sana. [*]

Comments are closed for this post.