Prediksi Crypto Hari Ini di 2023, Akankan Bitcoin Kembali Bersinar?.

Prediksi Bitcoin Hari Ini

Prediksi crypto hari ini sangat dinanti oleh para trader dan investor crypto. Meskipun tidak ada yang dapat memprediksi dengan pasti bagaimana pasar crypto akan berkembang di tahun 2023, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan pasar tersebut. Berikut adalah beberapa analisa yang dapat dilakukan.

Prediksi Crypto Hari Ini: Lihat Lika-Liku Bitcoin Selama Tahun 2022

Dilansir dari investing.com, terdapat fenomena-fenomena crypto yang juga berdampak pada harga bitcoin sebagai berikut ini.

Kuartal I 2022: Pasar Crypto tertekan oleh pergeseran ekonomi

Penurunan yang dimulai pada bulan November agak melambat di kuartal I, di mana Bitcoin mencapai support di $37.000. Pada akhir Maret, Bitcoin mengalami lonjakan yang mencapai level tertinggi $48.000, lantaran sektor ini bereaksi positif terhadap perlambatan pertumbuhan inflasi dan kenaikan suku bunga awal The Fed yang hanya 25 basis poin.

Kuartal II 2022: Kebangkrutan perusahaan Cryptocurrency meningkat

Ekosistem Terra merupakan yang pertama terkena dampaknya, memicu keruntuhan yang akan membuat banyak perusahaan bangkrut. Pailitnya Terra membuat perusahaan keuangan terkait mengalami krisis likuiditas, dan ini juga berdampak sangat negatif pada investor individu, yang pada akhirnya menyebabkan kerugian miliaran dolar. 

Kemudian krisis keuangan menyebar ke perusahaan Crypto besar lainnya. Akibatnya, hubungan langsung dan tidak langsung antara perusahaan menyebabkan penurunan seluruh industri.

Pada bulan Juni, harga Bitcoin telah turun di bawah $30.000. Kenaikan biaya energi di seluruh dunia dan penurunan tajam harga Bitcoin mulai berdampak negatif pada penambang cryptocurrency. Banyak perusahaan pertambangan besar melikuidasi kepemilikan BTC mereka untuk melindungi posisinya, dan BTC turun di bawah $20,000 menjadi sekitar $17,000 pada akhir paruh pertama tahun 2022.

Kuartal III 2022: Pemulihan dan fokus pada Merge Ethereum

Sementara keruntuhan Terra menjerumuskan pasar Crypto ke dalam kekacauan dan membuat sejarah, Crypto pada akhirnya mengalami penurunan pembelian pada kuartal III. Dari bulan Juli hingga pertengahan Agustus, Bitcoin mengalami peningkatan nilai sebesar 30%, naik dari $19.000 ke $25.000. Namun, pemulihan berhenti di sana, dan tekanan jual kembali datang pada paruh kedua Agustus.

Pada bulan September, the Merge jaringan Ethereum, yang telah tertunda beberapa kali, akhirnya diluncurkan. Dengan transisi dari mekanisme konsensus proof-of-work ke proof-of-stake. Kendati the Merge menyebabkan nilai Ethereum naik pada awal September di tengah hype yang muncul, aksi harga selanjutnya menunjukkan trader menjual karena ada kekhawatiran masalah keamanan dan desentralisasi.

Kuartal IV 2022: FTX berikan pukulan serius ke sektor Crypto

Kepailitan cepat FTX menyebabkan kepanikan di kalangan investor Crypto, dan penarikan aset Crypto dari exchange terpusat telah meroket sejak November. Exchange Crypto mulai mempublikasikan aset mereka satu per satu, mengadopsi prinsip bukti cadangan dalam upaya untuk mendapatkan kembali kepercayaan pengguna. Namun, penghentian kerja sama yang tiba-tiba dengan perusahaan Crypto oleh perusahaan audit yang menentukan cadangan bursa telah muncul sebagai hal negatif baru.

Di tengah semua kekacauan ini, Bitcoin kembali mengalami pukulan signifikan pada kuartal terakhir tahun ini dan mencapai posisi terendah tahun 2022 bersama dengan pasar lainnya. Seiring meledaknya krisis FTX, Bitcoin jatuh ke titik terendah $15.000 dan flat di $16.000 sejak November.

Baca juga: Reborn Rich Drama Korea Yang Mengajarkan Investasi

Prediksi Crypto Hari Ini: Bandingkan Bear Market di 2018 Dengan 2022

Bitcoin mencapai harga tertinggi sepanjang masa (ATH) sebesar $19,100 pada bulan Desember 2017. Selama tahun berikutnya, BTC jatuh ke level terendah hingga $3,200 atau 83% dari ATH. Sedangkan sejauh tahun ini, Bitcoin telah turun sekitar 76% dari ATH 2021.

Apabila BTC mengikuti pola penurunan pada tahun 2018, maka harganya bisa lebih turun lagi hingga ke level $11,400. Berdasarkan data dari Glassnode, harga realisasi Bitcoin hingga bulan Juni 2022 berada di $23,340. Harga tersebut adalah nilai rata-rata dari setiap Bitcoin yang berada dalam pasokan, namun perlu diketahui bahwa Bitcoin jarang turun di bawah harga realisasi ini, dan kalaupun Bitcoin menyentuh harga tersebut, maka biasanya telah mendekati akhir bear market.

Saat ini, Bitcoin diperdagangkan dengan diskon sekitar 12% dari harga realisasinya, yaitu sekitar sekitar $20-$18 ribu. Menurut MVRV Z-score, Bitcoin saat ini dianggap undervalued, tetapi masih bisa mencapai level yang lebih rendah daripada tahun 2018 dan 2020. Sedangkan perbandingan pengguna aktif harian Bitcoin, antara puncak 2017 dan 2021, jumlahnya meningkat sekitar 10%. Pengguna mengalami pertumbuhan dari 966,701 alamat wallet Bitcoin aktif harian pada Desember 2017 menjadi 1.041 juta pada April 2022.

Tak hanya itu, kapitalisasi pasar Bitcoin juga meningkat 300% pada periode yang sama, dengan volume harian rata-rata Bitcoin tahun ini mendekati $5-6 miliar, dibandingkan tahun 2017 sekitar $0.8-0.9 miliar.

Prediksi Bitcoin Hari Ini: Akankah Bitcoin Mengikuti Sejarah 2018 Mencapai ATH Setelah Fase Bearish? 

Chart prediksi crypto dari tahun ke tahun
Chart Bitcoin Dari Tahun ke Tahun

Pasar Crypto saat ini memang sedang tidak baik-baik saja. Namun, masih banyak analis yang meyakinkan, pasar akan kembali bull run, sehingga nilai Bitcoin (BTC) bisa capai all time high (ATL) baru di tahun 2025.

Ahli strategi komoditas senior di Bloomberg Intelligence, Mike McGlone mengatakan, BTC bakal menyentuh harga ATH terbaru sekitaar US$ 100.000 atau Rp 1,5 miliar pada tahun 2025. Hal tersebut dinilai dapat terwujud, setelah kondisi makroekonomi saat ini yang sedang dibayangi inflasi tinggi berakhir.

Menurut McGlone, pemicu BTC untuk bergerak naik akan terhubung dengan meningkatnya adopsi dan permintaan. BTC dan aset Crypto lainnya secara umum berpotensi tampil paling atas di antara semua kelas aset instrumen investasi saat ini.

Ia berdalih, aset Crypto dapat membawa keuntungan tambahan karena memiliki teknologi dengan pertumbuhan tercepat. Web3 dan blockchain akan menjadi kunci adopsi Crypto di masa depan.

McGlone juga membandingkan kondisi pasar Crypto saat ini, dengan fenomena gelembung dot-com di tahun 2000, yang mana aset tertentu muncul di atas sementara yang lain hancur. Namun, ia pun juga menyampaikan bahwa kebijakan The Fed mungkin akan memainkan peran kunci dalam mengakhiri kondisi saat ini.

Baca juga: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mengatur Crypto? Bagaimana Selanjutnya?

Prediksi Crypto Hari Ini: Apa Yang Dapat Membuat Bitcoin Kembali Rebound?

Adopsi oleh perusahaan besar

Banyak perusahaan besar mulai tertarik untuk mengadopsi crypto sebagai metode pembayaran dan investasi. Ini dapat meningkatkan popularitas dan kepercayaan terhadap crypto, sehingga meningkatkan harga dan likuiditas dari aset Crypto tersebut.

Penggunaan crypto dalam kehidupan sehari-hari juga sangat berpengaruh. Semakin banyak perusahaan atau toko yang mengadopsi crypto, semakin mudah bagi orang untuk menggunakan crypto dalam kehidupan sehari-hari. Ini dapat meningkatkan popularitas dan adopsi crypto.

Berikut terdapat data kenaikan 10 tokenized stock perusahaan global berdasarkan data dari Triv market. 

MicroStrategy: 14.5%6. Lvmh: 4.4%
Facebook: 12.97%7. Airbnb: 4.2%
Alibaba: 11.84%8. Paypal: 3.44%
Tesla: 5.99%9. Salesforce: 3.43%
Netflix: 4.89%10. L Oreal: 3.42%
10 Saham Perusahaan Global Dengan Kenaikan Paling Tinggi di Triv (Data diambil pada 6 Januari 2023)
prediksi crypto hari ini dipengaruhi oleh adobsi crypto oleh perusahaan besar

Perkembangan teknologi Blockchain

Teknologi blockchain terus berkembang dan menjadi lebih efisien. Ini dapat membantu mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan keamanan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan adopsi crypto oleh masyarakat.

Regulasi yang semakin jelas

Banyak negara sedang berusaha untuk menetapkan regulasi yang jelas untuk crypto. Regulasi yang baik dapat membantu meningkatkan kepercayaan terhadap crypto dan mengurangi risiko penipuan, namun regulasi yang terlalu ketat dapat membatasi adopsi dan pertumbuhan pasar.

Konflik geopolitik yang semakin mereda

Geopolitik yang tidak stabil dapat mempengaruhi harga crypto, terutama jika ada kekhawatiran tentang keamanan dan stabilitas mata uang fiat. Konflik Geopolitik kedepan dapaat menjadi semakin mereda karena adanya beberapa agenda salah satunya adalah G20 yang telah dilaksanakan di Indonesia dan mengundang berbagai tokoh global. Salah satu diantaranya adalah elon Musk Founder dan CEO Tesla.

Potensi halving 2024

Halving Bitcoin adalah istilah yang digunakan untuk mengidentifikasi jadwal subsidi hadiah blok. Menurut protokol blockchain Bitcoin, hadiah blok Bitcoin dipotong setengah setiap 210.000.

Mengingat hadiah blok Bitcoin dipotong setengah dari 50, menjadi 25, menjadi 12,5, menjadi 6,25 dan seterusnya, proses dan penjadwalan ini disebut dengan halving hadiah blok Bitcoin.

Tiga halving Bitcoin telah terjadi, satu di tahun 2012, 2016, dan halving terakhir di tahun 2020. Halving Bitcoin berikutnya dijadwalkan berlangsung di blok 840.000 yang diperkirakan pada 02 Apr 2024 04:08:58 AM UTC.

Pada Bitcoin Halving 2024, hadiah blok Bitcoin dijadwalkan turun dari 6,25 Bitcoin per blok menjadi 3,125 Bitcoin per blok.

Ingat bahwa ini hanyalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan pasar crypto di tahun 2023. Ada banyak faktor lain yang dapat mempengaruhi harga crypto, seperti keputusan bank sentral, perkembangan ekonomi global, dan banyak lagi. Jadi, sebaiknya tetap berhati-hati dalam membuat keputusan investasi dan selalu memperbarui diri Anda dengan informasi terbaru.

Gunakan aplikasi investasi dan trading crypto terpercaya dan legal. Triv telah terdaftar dan diawasi BAPPEBTI yang bisa anda unduh di Play Store dan App Store.

Daftar Triv Sekarang!

Comments are closed for this post.