Pasar Basah Kripto Indonesia

Sangat menarik menerokai soal sejumlah bursa kripto asing yang beroperasi di Indonesia akhir-akhir ini. Tanpa menyebutkan mereknya, setidaknya ada tiga berasal dari Singapura dan masuk dalam top 100 global bursa kripto versi Coinmarketcap.com. Selebihnya berasal dari Tiongkok dan London, tetapi masuk dari dua negara yang berbeda, yakni masing-masing dari Singapura dan Malaysia. Jikalau ditotal, setidaknya ada 6 perusahaan bursa kripto asing yang beroperasi di Indonesia. Bandingkan dengan bursa kripto lokal yang sudah ada belasan. Read more…

Mengapa SWIFT Coba Pakai DLT Corda Buatan Konsorsium R3?

Beberapa waktu yang lalu tersiar kabar, SWIFT (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication) akan mengujicoba Corda, distributed ledger technology (DLT) buatan Konsorsium R3. Ini terhitung sebagai langkah besar organisasi layanan pengiriman pesan kirim uang (payment order message) lintas negara itu untuk meningkatkan layanannya menggunakan DLT sebagai teknologi baru yang mirip dengan teknologi blockchain yang kita kenal saat ini. Read more…

Mengapa Harga Bitcoin “Jadi Diskon?”

Jawabannya sebenarnya sangat berat. Kami tak ingin memberikan jawaban pasti, tetapi mendekati. Maksudnya pula, kami dekati dengan perbandingan dengan aset lain yang lebih tradisional. Jadi, dalam artikel ini, kita letakkan Bitcoin dalam kategori aset, yakni yang memiliki nilai dan likuid. Likuid artinya, ketika dijual ada pihak yang lain yang ingin membeli dalam rentang waktu tertentu. Read more…

Pilah Pilih Privacy Coin

Apakah transaksi Bitcoin bisa dilacak dan benar-benar 100 persen anonim? Jawabannya sangat relatif. Sepanjang kripto tersebut keluar dan masuk ke exchanger atau bursa kripto yang sentralistik, di mana mengharuskan identitas Anda disertakan ketiga mendaftar pertama kali, maka transaksi bitcoin bisa dilacak. Hal yang sama bisa terjadi pada kripto yang menjanjikan 100 persen privasi, seperti Zcoin, Monero, Dash dan ZCash. Read more…

Berjumpalah Kita, Bicara Kripto Penuh Asa

Pengguna media sosial di Indonesia sangatlah besar. Karena itulah mereka adalah konsumen empuk. Lahan basah, begitu kata pengusaha dan penguasa. Bagi pengusaha yang ingin merebut perhatian konsumen baru dan mempertahankan pelanggan lama, terkadang sulit dan rumit. Konsumen sangat mudah beralih dari satu pilihan ke pilihan lain sesuai selera. Konsumen zaman sekarang sukar ditebak, sukar pula ditahan. Read more…

Emas, Bitcoin dan Cadangan Uang Negara

Anda pasti tahu sendiri kehebatan emas, khususnya sebagai medium penyimpan nilai (storing value) yang amat penting dalam kehidupan manusia. Penyimpan nilai maksudnya, emas memberikan sejumlah manfaat yang tidak diberikan oleh jenis mineral lainnya, termasuk dibandingkan dengan uang dan saham, misalnya. Misalnya, jika Anda membeli emas 6 tahun berbobot 1 gram seharga Rp500.000. Tahun 2019 ternyata harga emas di pasaran berubah menjadi Rp600.000 per gram. Dalam 6 tahun ada kenaikan sekitar 20 persen. Rasio antara perbedaan harga itu adalah nilai, karena tidak ada pengurangan. Lagipula emas itu sifatnya likuid, dapat Anda jual kapan dan di mana saja, apakah di toko emas atau sekadar digadaikan di Pegadaian. Read more…

Kata Para Pakar Tentang Blockchain di Tahun 2019

Dalam sebuah artikel di bulan ini, yang ditulis oleh McKinsey, perusahaan konsultan manajemen, menyebutkan bahwa teknologi blockchain berpotensi sebagai pemain besar di lintas industri secara global. Namun, perusahaan itu menyoroti dari sekian banyak proyek blockchain di dunia, hanya lebih dari 100 yang sungguh-sungguh bermanfaat. Proyek itu memampukan mengurangi peran pihak ketiga, menyimpan informasi permanen dan tidak bisa diretas dan memungkinkan koordinasi yang lebih hebat lintas perusahaan. Kendati demikian, McKinsey masih menganggap blockchain sebagai teknologi yang tergolong hijau dan relatif “tidak stabil”. Read more…

Apa Itu Security Token Offering

Initial Coin Offering (ICO) yang marak pada tahun 2017 menyisakan rasa perih yang amat sangat. Terlalu banyak orang terlena dengan untung yang berlipat, padahal penyelenggara ICO belum tentu jujur. Penipuan tentu saja. Dalam perjalanannya ICO punya “pesaing baru”, yakni Security Token Offering (STO) yang mencoba mengalihwujudkan kepemilikikan saham dalam wujud kripto. Read more…

Ketika Saham Berwujud Kripto

Tersebutlah nama tZERO yang hendak meluncurkan platform khusus perdagangan securities (efek) atau saham berbasis blockchain pada Januari ini. tZERO memanglah masih asing di telinga orang Indonesia. Tetapi, karena dia berafiliasi dengan Overstock, maka kisahnya patut disoroti. Pertama, karena platform-nya akan menjual saham menggunakan kripto. Dan kedua, Overstock adalah perusahaan ternama di bidang belanja daring di Amerika Serikat. Pada tahun 2014, jauh sebelum ada hiruk pikuk kripto pada 2017, Overstock mulai mengembangkan teknologi blockchain sendiri pada tahun 2014. Blockchain yang dinamakan Medici itu difokuskan pada perdagangan saham berbasis blockchain, hingga mengantarkan kita pada istilah securities token alias token sekuritas atau efek atau saham. Read more…