Berita Crypto Terupdate Hari Ini


Agrocoin, Mata Uang Kripto Dibackup Cabe Habanero

Jika Anda pecinta cabe, mungkin Anda akan tertarik pada mata uang kripto satu ini, Agrocoin namanya. Perusahaan agribisnis asal Meksiko, Amar Hidroponia, melakukan penjualan token elektronik sejak September 2017. Segmen pasar yang disasar token ini adalah investor-investor kecil. Setiap 500 peso (US$27), investor akan mendapatkan 1 meter persegi hasil bumi yang terletak di Quintana Roo, Meksiko. Perusahaan siap membagikan dividen sebesar 30% per tahun dari total ongkos yang dikeluarkan investor, tergantung dari hasil panen dan kondisi pasar. Pembagian dividen tersebut tentunya sangat bergantung dari jumlah investasi yang digelontorkan masing-masing investor yang dikonversi ke dalam luas lahan pertanian.

Read more…

Safewords, Cara Aman Simpan Paper Wallet

Apakah Anda menyimpan Bitcoin dalam jumlah besar menggunakan paper wallet? Jika ya, maka Anda mungkin membutuhkan produk yang satu ini. Safewords namanya.

Safewords adalah seperangkat alat sederhana yang dapat digunakan untuk mengamankan deretan mnemonic seed (sebaris kata (biasanya 12 atau 24 kata) yang berasosiasi dengan kunci privat alamat Bitcoin). Umumnya, paper wallet didesain dalam selembar kertas tanpa pengaman ekstra. Padahal, banyak celah keamanan yang dapat dieksploitasi oleh penjahat, terutama ketika selembar kertas tersebut jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggungjawab. Safewords mampu menjawab kebutuhan akan media penyimpanan murah nan aman dengan meterai sebagai penanda bahwa amplop tersebut tidak pernah dibuka dengan paksa oleh siapapun.

 

Read more…

Joseph Lubin: Ethereum Sebagai Investasi Jangka Panjang

Co-founder Ethereum, Joseph Lubin, menolak persepsi yang menyatakan bahwa mata uang kripto telah mengalami bubble harga (kenaikan tidak wajar). Menurutnya, Ethereum akan menjadi media investasi jangka panjang yang baik.

Saat diwawancara oleh Bloomberg soal fluktuasi harga yang tidak menentu, Lubin menolak anggapan bahwa koreksi harga menjadi penanda bahwa bubble mata uang kripto telah pecah. Sebab, dalam dunia investasi, penurunan harga tidak dapat dihindari. Bahkan, saat terjadi diskon harga pasar, di saat itulah kesempatan para pengguna baru untuk masuk ke dalam sistem dengan melakukan pembelian mata uang kripto.

Read more…

NEM Foundation Hentikan Pelacakan Mata Uang Kripto Curian

NEM Foundation, organisasi nonprofit berbasis di Singapura yang memayungi mata uang kripto NEM, menyampaikan bahwa pihaknya telah menghentikan usaha pelacakan mata uang kripto yang dicuri. Pencurian yang menimpa Coincheck ini mengakibatkan pasar mata uang kripto asal Jepang tersebut kehilangan XEM (nama mata uang dalam sistem NEM) sebanyak 500 juta keping. Kerugian yang dialami oleh Coincheck sebesar 58 miliar yen atau sekitar US$500juta menahbiskan kejadian ini sebagai pencurian mata uang kripto terbesar sepanjang sejarah, mengalahkan peristiwa peretasan Mt. Gox yang terjadi beberapa tahun yang lalu.

Read more…

CEO Twitter: Bitcoin Akan Jadi Mata Uang Tunggal Dunia

Jack Dorsey, CEO Twitter dan Square percaya bahwa Bitcoin pada akhirnya akan menjadi satu-satunya mata uang di Internet yang akan digunakan oleh semua orang di dunia. Meskipun saat ini hal tersebut masih jauh dari kenyataan, di mana saat ini hanya setengah persen dari total penduduk dunia (atau sekitar 3,3 juta orang) yang benar-benar menggunakan bitcoin, namun tingkat adopsi yang terus melesat tajam dan penggunaan Internet yang semakin melekat dalam kehidupan sehari-hari, mungkin saja mimpi Dorsey terwujud di masa depan.

Read more…

Akankah Bitcoin Berpeluang Menjadi Mata Uang Resmi di Masa Depan?

Akankah Bitcoin Berpeluang Menjadi Mata Uang Resmi di Masa Depan?

Kemunculan Bitcoin Indonesia membuktikan adanya perkembangan pesat di tengah perdagangan virtual. Bitcoin—yang muncul di akhir dekade sebelumnya—bukan cuma fasilitator dalam transaksi online, tetapi juga mata uang virtual sendiri. Dalam hal ini, Anda tidak perlu lagi menggunakan rupiah, dolar, atau mata uang konvesional dalam jual-beli online, karena Bitcoin merangkap dua tugas sebagai alat pembayaran dengan nilai tukar sendiri. Sangat praktis, bukan?

Akankah Bitcoin Berpeluang Menjadi Mata Uang Resmi di Masa Depan?

Akankah Bitcoin Berpeluang Menjadi Mata Uang Resmi di Masa Depan?

Nilai Bitcoin atau BTC pun sangatlah besar, mampu mencapai ribuan USD atau puluhan juta rupiah! Jadi wajar saja kalau banyak orang di jagat maya mengincar Bitcoin. Bahkan ada juga yang mencari jual/beli Bitcoin demi memperoleh keuntungan besar. Pertumbuhan pesat Bitcoin dalam satu dekade terakhir pun membuat salah satu jenis crypto currency ini diprediksi bakal menggantikan mata uang konvensional. Di sisi lain, ada yang mengungkapkan bahwa popularitasnya hanya sebatas euforia. Benarkan demikian?

  • Peluang valuasi terhadap Bitcoin

    Akankah Bitcoin Berpeluang Menjadi Mata Uang Resmi di Masa Depan?

    Akankah Bitcoin Berpeluang Menjadi Mata Uang Resmi di Masa Depan?

Valuasi adalah proses pertimbangan terhadap nilai aset di masa depan berdasarkan sejumlah faktor yang ada di masa kini. Tindakan ini juga bukan ramalan, sebab prosesnya dilakukan sesuai dasar-dasar valid yang diambil dari data maupun statistik. Valuasi yang dilakukan pada mata uang umumnya akan didasarkan pada tingkat pengangguran, data inflasi, suku bunga, dan lain sebagainya.

Lantas, bagaimana dengan Bitcoin Indonesia di Tanah Air kelak? Perlu diingat Bitcoin belum termasuk ke dalam mata yang diregulasi di negara tertentu mengingat tak adanya data-data yang dapat dipakai untuk valuasi. Akan tetapi, Joshua Seims—seorang investor—berhasil menemukan solusi yang akan membuat Bitcoin mudah diukur dalam valuasi, yakni membandingkannya dengan kapitalisasi mata uang dan emas.

  • Permintaan naik, tetapi suplai menurun

Bitcoin mempunyai sistem yang membuat peredarannya tidak dilakukan sebebas mata uang biasa. Jadi, saat sirkulasi mata uang ini mencapai 21 juta, maka produksinya pun bakal berhenti. Sekarang, Bitcoin pun telah menggunakan sistem bernama Halvings, sehingga suplai dalam jual/beli Bitcoin akan otomatis berkurang dalam periode empat tahun sekali.

Meski demikian, permintaan terhadap Bitcoin nyatanya terus meningkat dari tahun ke tahun. Seperti yang Anda tahu, sesuai hukum permintaan dan penawaran dalam dunia ekonomi, kondisi tersebut praktis akan melenggangkan nilai BTC untuk kian bertambah di masa mendatang. Berbanding terbalik dengan suplai pada mata uang yang umumnya akan bertambah dari waktu ke waktu.

  • Penyusutan mata uang konvensional

    Akankah Bitcoin Berpeluang Menjadi Mata Uang Resmi di Masa Depan?

    Akankah Bitcoin Berpeluang Menjadi Mata Uang Resmi di Masa Depan?

Faktanya, inflasi akan menyusutkan nilai mata uang konvensional. Bahkan USD mengalami penurunan sekitar 2% setiap tahunnya. Selain itu, sebagian mata uang konvensional yang ada di dunia amat riskan mengalami keruntuhan yang diakibatkan konflik di tempatnya masing-masing. Kemudian, kemunculan Bitcoin Indonesia pun turut mempengaruhi nilai mata uang walau belum terlalu besar.

Kemajuan teknolgi dan peradapan berkontribusi dalam penurunan nilai mata uang konvensional. Dampak yang dirasakan mungkin tak secepat inflasi, tetapi Anda sudah bisa melihatnya dalam transaksi online yang kian digemari. Jika kemungkinan mata uang konvensional ditinggalkan meningkat, di sinilah peran Bitcoin sebagai mata uang virtual akan dianggap vital.

  • Mengenal dasar dalam sistem Bitcoin

Pada dasarnya, teknologi dalam Bitcoin menyediakan sistem peredaran mata uang terdesentralisasi di tangan setiap anggota. Maka, tidak ada satu orang pun yang berhak memegang wewenang lebih dalam pengendalian maupun intervensi Bitcoin. Karena tumbuh serta beredar di dunia maya, jual/beli Bitcoin pun secara langsung jadi konsumsi global yang tak terpusat pada regulasi finansial sebuah negara.

Faktor inilah yang memunculkan berbagai kebimbangan terkait potensi pemakaian Bitcoin sebagai alat pembayaran maupun mata uang di masa depan. Pasalnya, untuk jadi mata uang di tengah masyarakat, Bitcoin belum memegang peluang besar mengingat belum ada lembaga resmi yang mengatur peredaran mata uang virtual ini, sehingga masih terlalu riskan. Apalagi fluktuasi nilai tukarnya tergolong ekstrem.

Dari pemaparan di atas, Anda dapat menyimpulkan bahwa Bitcoin berpotensi menjadi mata uang resmi di masa mendatang. Namun, Bitcoin Indonesia masih membutuhkan waktu maupun proses panjang agar bisa diterima di tengah masyarakat sebagai alat pembayaran.

Apa Yang Akan Terjadi Pada Para Penambang Ketika Semua Bitcoin Sudah Habis Digali?

Apa Yang Akan Terjadi Pada Para Penambang Ketika Semua Bitcoin Sudah Habis Digali?

Makin banyak orang sadar dengan keuntungannya melakukan jual beli bitcoin yang dimanfaatkan sebagai investasi maupun sebagai alat transaksi untuk berbagai macam merchant yang menerima pembayaran dengan menggunakan bitcoin. Karena pada kenyataannya mata uang digital ini memang bisa memberikan kemudahan transaksi bagi seluruh manusia di seluruh dunia tanpa harus menukarkan mata uang yang dimilikinya terlebih dahulu. Ada banyak cara untuk bisa mendapatkan bitcoin Indonesia selain melakukan trading, salah satunya adalah dengan menambang. Sama seperti dengan emas yang harus ditambang dari perut bumi sebelum diedarkan di pasaran, bitcoin juga harus digali secara digital oleh para penambang atau miners untuk memasok peredaran bitcoin di pasar trading. Lalu apa yang akan terjadi kalau semua bitcoin sudah habis digali?

Apa Yang Akan Terjadi Pada Para Penambang Ketika Semua Bitcoin Sudah Habis Digali?

Apa Yang Akan Terjadi Pada Para Penambang Ketika Semua Bitcoin Sudah Habis Digali?

Efeknya untuk para penambang bitcoin

Faktanya adalah hanya ada 21 juta bitcoin yang bisa digali dan diedarkan di pasar jual beli bitcoin kecuali ada perubahan pada protokolnya yang membuat jumlah bitcoin yang tersedia jadi bertambah. Yang akan kena dampak langsungya dari jumlah bitcoin yang terbatas ini tentu saja adalah para penambangnya. Beredar pendapat bahwa ketika semua bitcoin sudah habis digali secara digital, penambang bitcoin akan terpaksa untuk tidak mendapatkan keuntungan dari block reward yang biasanya didapatkan dari hasil kerja penambangan mereka. Kemudian para penambang hanya akan mendapatkan upah transaksi yang jumlahnya tidak cukup untuk membiayai proses penambangan sehingga lama kelamaan jumlah penambang bitcoin akan makin berkurang dan memberikan efek negatif pada sistem bitcoin global termasuk bitcoin Indonesia.

Apa Yang Akan Terjadi Pada Para Penambang Ketika Semua Bitcoin Sudah Habis Digali?

Apa Yang Akan Terjadi Pada Para Penambang Ketika Semua Bitcoin Sudah Habis Digali?

Di sisi lain ada pendapat yang mengatakan bahwa biaya penambangan dan upah transaksi akan seimbang di masa depan. Dengan asumsi bahwa teknologi penambangan bitcoin di masa depan akan makin efisien dengan biaya yang konstan atau bahkan lebih murah. Chips yang digunakan untuk penambangan diyakini akan berukuran lebih kecil dan lebih efisien sehingga bisa dipasangkan pada berbagai macam device sehingga penambang bisa melakukan penambangan dengan lebih mudah dan mobile. Selain itu hardware yang digunakan untuk penambangan juga diyakini akan lebih hemat energi sehingga biaya yang dibutuhkan untuk operasional bisa lebih ekonomis.

Para pendukung bitcoin global dan bitcoin Indonesia juga percaya bahwa upah transaksi untuk para penambang akan naik dalam hitungan dekade sehingga para penambang masih tetap bisa mendapatkan keuntungan yang layak. Para pengguna bitcoin juga optimis bahwa nilai transaksi untuk para penambang akan sama atau bahkan lebih tinggi dari nilai keuntungan penambangan yang disebabkan karena permintaan akan bitcoin yang makin tinggi dan menggunakan bitcoin sebagai mata uang digital utama yang digunakan untuk transaksi global.

Pengaruhnya untuk harga bitcoin

Apa Yang Akan Terjadi Pada Para Penambang Ketika Semua Bitcoin Sudah Habis Digali?

Apa Yang Akan Terjadi Pada Para Penambang Ketika Semua Bitcoin Sudah Habis Digali?

Nilai tukar bitcoin mengalami peningkatan yang cukup pesat dalam beberapa tahun belakangan yang tentunya menjadi keuntungan tersendiri bagi Anda yang berinvestasi jual bitcoin dengan harga lebih tinggi dibanding ketika Anda membelinya. Karena jumlahnya yang hanya terbatas diyakini bahwa harga bitcoin makin lama akan makin tinggi, sama halnya dengan harga emas. Di sisi lain, masih banyak tumpukan bitcoin yang tidak aktif diperjual belikan yang dimiliki banyak orang, salah satu penyimpan bitcoin terbanyak saat ini adalah penemu bitcoin yaitu Satoshi Nakamoto yang diperkirakan menyimpan sekitar satu juta bitcoin yang belum diaktifkan. Banyak yang mengasumsikan bahwa bitcoin sebanyak itu mungkin sengaja disimpan untuk mengantisipasi ketika tiba saatnya semua bitcoin sudah habis ditambang, atau untuk memenuhi permintaan global akan bitcoin yang makin bertambah.

Secara umum bisa disimpulkan bahwa bagi para penambang bitcoin global maupun bitcoin Indonesia, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk tetap mendapatkan keuntungan dari menambang bitcoin meski block reward-nya sudah hilang, beberapa contohnya sudah disebutkan di atas. Lebih lanjut lagi, seiring dengan berjalannya waktu, jumlah bitcoin dan juga block reward tidak hilang sekaligus dalam satu waktu melainkan akan berkurang sedikit demi sedikit dalam beberapa waktu. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh para penambang untuk beradaptasi dan menyesuaikan diri terutama untuk lebih memaksimalkan upah transaksi dibandingkan dengan keuntungan hasil kerja menambang.